judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Bola Online Stam di United

August 9, 2013 Berita Bolaberita sepak bola

Stam di United

Stam di United

Bola Online – Stam hanya bermain 15 pertandingan di musim 2000/2001 karena dia menderita cedera Achilles. Kendati dia cedera dan tampil kurang dari separuh laga yang diikuti Mancheser United dalam musim itu, mereka masih dapat menjuarai Premier League. Musim tersebut juga membawa berkah terselubung bagi pemain yang lain, West Brown. Brown bermain dalam 25 pertandingan dan dia terlihat sebagai salah satu pemain masa depan Manchester United. musim itu juga ditandai dengan keinginan Sir Alex untuk memberikan tempat bermain bagi bek tengah muda asal Irlandia, John O’Shea yang dipromosikan ke tim utama. Selain dua orang pemain muda tersebut, Sir Alex juga memiliki stok bek tengah lain pada diri Laurent Blanc yang sudah berusia 36 tahun. Blanc melakukan pekerjaan yang lumayan di Manchester Untied, tapi dia sudah pensiun saat Stam melanjutkan karirnya tiga tahun kemudian di level tertinggi. Sementara itu bagi Manchester United sebagai klub, mereka menghadapi kondisi yang aneh dengan penerbitan buku biografi Stam yang controversial.

Buku tersebut menceritakan tentang sisi lain dari para pemain Manchester United dan bagaimana cara dia direkrut oleh klub asal Manchester tersebut. Kondisi tersebut menimbulkan kecemasan pada diri Ferguson. Sekarang sudah diketahui, berlainan dengan berita yang terdahulu yang menceritakan bagaimana Stam keluar, bukan hanya akibat buku tersebut yang membuatnya meninggalkan klub. Kepergiannya juga disebabkan oleh pengejaran rekrutan mahal, Juan Sebastian Veron dari Lazio. Ferguson juga khawatir tentang kondisi Stam setelah cedera, apakah dia masih bisa menjadi pemain yang sama setelah cedera tersebut?

Saat Lazio datang melakukan penawaran senilai 16 juta pounds, Sir Alex merasa jumlah tersebut terlalu besar untuk ditolak, karena pemainnya sudah berusia 29 tahun dan tengah mengalami masa pemulihan. Tentu saja masih ditambah dengan faktor kecemasannya setelah Stam meluncurkan buku biografinya. Namun yang menjadi faktor kritikal dalam pelepasan Stam adalah kepercayaan diri Sir Alex untuk mencari penggantinya. Dia percaya bahwa Brown dan O’Shea adalah orang yang tepat, serta dengan datangnya Blanc, yang akan membuatnya lebih percaya diri. Dia juga memberikan klub alasan, untuk mendatangkan Veron dengan dana 28 juta pounds, United tentu butuh uang dari hasil penjualan Stam. Tapi keputusan itu adalah salah satu keputusan terburuk sepanjang karirnya.

Kehilangan Stam membuat pertahanan Manchester United yang sebelumnya berkelas dunia hanya menjadi pertahanan berkelas menengah, satu-satunya pemain bertahan mereka yang berkelas dunia saat itu adalah Garry Neville. Brathez yang gampang gugup, Blanc yang bertambah lambat, dan dua orang pemain akademi tak dapat menawarkan sesuatu lebih untuk membawa gelar juara. Lini serang Manchester United masih sangat tajam, tapi pertahanan mereka kebobolan 45 gol di liga. Ferguson menyadari kesalahannya dan membelanjakan uang senilai 28 juta pounds untuk Rio Ferdinand tahun 2002, pembelanjaan yang membuat title mereka kembali. Tapi Rio juga harus berurusan dengan cedera di musim 2003/2004, akibatnya mereka harus mengakhiri musim dibelakang Arsenal yang tak terkalahkan dan Chelsea – tim kaya raya baru .

Kegagalan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaannya pada Brown dan O’Shea untuk menjadi pemain elit telah keliru, mereka berdua adalah titik lemah pada pertahanan Manchester United. padahal saat itu Manchester United memiliki penyerangan terbaik di Eropa antara tahun 2001-2006. Namun mereka hanya memenangi satu Premier League dan tak membuat kesan yang bagus di Eropa. Saat klub tersebut memiliki barisan gelandang terbaik serta striker yang dapat mencetak lebih dari 20 gol, kehilangan seorang seperti Stam harus dibayar dengan kemunduran besar. Kehadiran defender seperti Stam dalam diri Nemanja Vidic tahun 2006 akhirnya perlahan-lahan membawa Manchester United pada tahun-tahun penuh gelar lagi.

Kendati pemain-pemain seperti Djemba-Dhemba, Kleberson, dan Bebe selalu disebut sebagai kegagalan terbesar Sir Alex di bursa transfer, pembelian pemain-pemain tadi tak membuat dampak signifikan pada kemajuan tim. Manchester United memecahkan rekor transfer saat membeli Stam dan dia adalah katalis bagi kemenangan Manchester United dalam musim treble 1999, dan masih berlanjut dalam kemenangan tiga gelar beruntun setelahnya. Pasca perginya Stam, karena kondisi yang membingungkan, Manchester United menderita saat-saat paling sulit selama periode Sir Alex di United, masa-masa yang dikenal sebagai era kegelapan. Bola Online