Bola Online GBK Harus Direnovasi

July 18, 2013 Berita Bolaberita sepak bola

GBK Harus Direnovasi

GBK Harus Direnovasi

Bola Online – Semua orang di Indonesia, terlepas dari status sebagai pecinta sepakbola atau tidak pasti mengenal dan familiar dengan nama SU GBK yang merupakan akronim dari Stadion Utama Gelora Bung Karno. Jangankan pecinta sepakbola, mereka yang menyenangi olahraga lain seperti atletik ataupun bulu tangkis pasti familiar dengan nama tersebut. Kompleks olahraga Gelora Bung Karno secara umum dan stadion Gelora Bung Karno secara khusus adalah tempat kebanggaan bagi bangsa Indonesia.

Di tempat itu sering terjadi peristiwa penting, bahkan kompleks stadion tersebut didirikan untuk penanda bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, bangsa yang sanggup membangun stadion dengan kapasitas penonton mencapai lebih dari 90.000 tempat duduk pada masa pertama dibuka. Namun itu sudah terjadi pada waktu yang lampau, Gelora Bung Karno yang dibangun pada 1958 dan selesai tahun 1962 adalah kebanggaan terbesar di jaman tersebut. Kondisinya kini? Menurut saya memprihatinkan dan sudah saatnya direnovasi secara besar-besaran. Berikut alasan lainnya bahwa Gelora Bung Karno harus direvonasi

Usia Uzur                                                                                                                                                                 

Dari awal diresmikannya hingga sekarang, Gelora Bung Karno sebagai stadion kebanggaan nasional baru mengalami renovasi sekali, saat Piala Asia 2007. Pada waktu itu terjadi renovasi yang seadanya, kapasitas stadion dari 100.000 tempat duduk dikurangi menjadi 88.000 tempat duduk dengan alasan keamanan. Ini juga termasuk dalam standar keamanan FIFA. Jadi dalam kurun waktu hampir menginjak 60 tahun, stadion yang disebut kebanggaan ini belum pernah direnovasi secara besar-besaran. Bahkan bangunan seperti Gedung Balai Pemuda di Surabaya saja sudah beberapa kali direnovasi. Apakah kita harus melihat stadion kebanggaan ini harus runtuh baru kemudian direnovasi?

Tempat Duduk Kusam

Jika anda pernah menduduki semua kategori tempat duduk di Gelora Bung Karno. Anda akan mendapati bahwa kualitas tempat duduk disana hampir sama. Cuma bangku kelas VIP dan VVIP yang tidak sama dengan kelas lain. Dua kategori tersebut menggunakan bangku individu dengan kursi plastic sedangkan bangku lain berupa kayu panjang khas stadion di Indonesia, setara dengan kondisi stadion Inggris tahun 70an. Pengelola GBK dengan pintar mengakali regulasi FIFA tentang taraf internasional stadion, mereka sengaja memberi sekat diantara kayu panjang tersebut hingga terlihat mirip seperti kursi perseorangan. Padahal jarak antar sekat tersebut sangat sempit. Renovasi perlu mengganti seluruh kayu panjang tersebut, tak perlu kita berharap muluk mendapatkan kursi empuk laiknya stadion Santiago Bernabeu. Cukuplah dengan mengganti kayu panjang tersebut dengan tempat duduk asli.

Sempitnya Pintu Masuk

Anda seorang yang mengikuti berita tentang Serie A? ingat dengan kerusuhan di stadion yang menewaskan dua orang polisi yang bertugas menjaga keamanan stadion? Kala itu terjadi kerusuhan besar dan yang memperparah kerusuhan tersebut salah satunya adalah keberadaan pintu masuk yang tak memadai. Begitu juga dengan yang ada di Gelora Bung Karno. Dari sekian banyak pintu masuk yang tersedia dan memang dibangun sebagai cara mempermudah penonton untuk masuk stadion. Lantas kenapa hanya satu pintu yang dibuka pada beberapa kesempatan? Pintu yang dipakai untuk masuk juga berukuran sempit dan hanya cukup satu orang. Bayangkan bila yang antre adalah 30 ribu supporter yang marah karena sudah antre untuk menonton pertandingan dari pagi hari? Peluang terjadi kerusuhan sangat besar. Ada beberapa faktor lagi yang bila dijelaskan bisa menjadi lima judul tulisan tentang ke-tua-an Stadion Utama Gelora Bung Karno. Diantaranya adalah tak memiliki tempat untuk mengantri, dan tak punya jalur bus yang saklek, serta kurangnya kondisi penerangan di kala malam. Bola Online